
Pada hari Selasa, 27 Februari, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bangil telah mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kapasitas dosen dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat yang partisipatif dan berorientasi pada pemberdayaan.
Kegiatan bimbingan teknis tersebut dilaksanakan di Aula IAINU Bangil dan diikuti oleh dosen-dosen Program Studi PAI serta unsur civitas akademika terkait. Kehadiran peserta menunjukkan komitmen Program Studi PAI dalam mengembangkan model pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan visi keilmuan program studi dan institusi.
Bimbingan teknis ini menghadirkan Dr. H. Agus Affandi, M.Fil.I, dosen dari UIN Sunan Ampel Surabaya, sebagai narasumber utama. Beliau dikenal memiliki kompetensi dan pengalaman luas dalam pengembangan dan implementasi pendekatan PAR dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset dan pemberdayaan komunitas.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara mendalam konsep dasar Participatory Action Research (PAR) sebagai pendekatan pengabdian yang menempatkan masyarakat sebagai subjek, bukan sekadar objek kegiatan. PAR dipandang sebagai metode yang mengintegrasikan proses penelitian, aksi, dan refleksi secara berkelanjutan untuk mendorong perubahan sosial yang konstruktif.
Lebih lanjut, Dr. H. Agus Affandi menekankan pentingnya pemetaan sosial, identifikasi masalah bersama masyarakat, serta perencanaan program pengabdian yang berbasis kebutuhan riil di lapangan. Menurutnya, keberhasilan pengabdian berbasis PAR sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.
Selain penyampaian materi, kegiatan bimbingan teknis juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Para peserta aktif menyampaikan pengalaman, kendala, serta gagasan terkait pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang selama ini telah dilakukan, sehingga tercipta pertukaran pengetahuan yang konstruktif antara narasumber dan peserta.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai strategi penyusunan proposal, pelaksanaan, serta pelaporan Pengabdian kepada Masyarakat berbasis PAR. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan dampak pengabdian dosen Prodi PAI, baik pada tingkat lokal maupun regional.
Secara umum, kegiatan Bimbingan Teknis Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis PAR ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Program Studi PAI IAINU Bangil berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil bimbingan teknis ini dengan mengimplementasikan pendekatan PAR secara konsisten dalam program-program pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang.